Untukmu, Salafiyyah yang Sedang Safar dalam Perjalanan Kader Dakwah Kampus
Wahai pelaut sejati, pengembara samudera
Jangan pernah ada kata kandas apalagi jera meski kapalmu retak dihantam gelombang, meski kapalmu terkoyak digores batu karang
Wahai pelaut sejati, penguasa lautan biru hati setegar laut setegar karang, jadikanlah dirimu. Kelak semua badai pasti 'kan berlalu. Masih besar harapan 'tuk kembali bertemu
Pelaut sejati pasti 'kan pulang kembali ke dermaga meski ada seribu luka di sekujur tubuhnya, seluas-luas samudera pasti bertepi. Setiap ombak bergerak mencari pantai
Ketika terlihat burung-burung beterbangan di cakrawala. Pertanda daratan di depan sana, meski sayup-sayup terlihat mata
Harapan kembali selamat semakin nyata
Segeralah bergegas ke daratan di depan sana, segeralah berlabuh di dermaga biru menyala meski itu cuma dermaga kecil di tengah samudera
Ketika telah tercium bau darata. Bersuka-rialah wahai petualang tangguh
Lempar jangkar jauh-jauh agar tersangkut
Lempar hingga terbenam di dasar laut
Gulung dan simpan semua layar masa lalu. Ikat erat semua itu dengan simpul mati di hatimu
Ikat kuat tali sauh kapal dengan simpul hati pejuang agar tak hilang kapalmu diseret gelombang
Pelaut sejati pasti 'kan pulang
Meski ada seribu badai menghadang!!!
Komentar
Posting Komentar