Tentang Senyumku

Sudah sekian pekan kamu berusaha menghnafasmu dengan sangat berati, air matamu yang jatuh seakan menghimpit kelapangan taga raga jiwamu. Ingin sekali rasanya kamu berteriak keras, tetapi kamu khawatir, takut bila suaramu yang keras didengar oleh banyak orang. Dengan berusaha selalu mengumbar tawa, kamu berjalan dan menyapa banyak orang, saat mereka bertanya bagaimana kabarmu lantas kamu menjawab : Oh ya, alhasil sampai hari ini aku baik-baik saja

Berulang-ulang kamu katakan bahwa kamu tak akan merasa pedih dan juga merintih. Hingga, tibalah saat kepura-puraan menjadi kejutan tersendiri untuk beberapa orang, termasuk dirimu, mungkin. Kamu menyimpan luka didepan banyak orang, Tetapi saat dirimu sendirian kamu menerima segala luka, sedih, kecewa dan perasaan tidak menyenangkan lainnya dengan penerimaan yang begitu ikhlas

Dan ya, Alhasil kamu menjadi seseorang yang berhasil meloloskan perasaanmu sendiri. Tapi hari ini, tidak ada tanda-tanda akan hujan yang ada hanya panas matahari yang sangat menyengat. Jadi, mari sayang, kita menepi sejanak, merangkul diri kita sendiri dan menggenggam erat tangan teman baik kita

Kita akan hujan-hujanan dengan air mata
Agar hati kita tidak terasa kering dan tandus
Agar lisan kita selalu basah oleh ucapan-ucapan yang baik, agar kita mampu sama-sama tertawa lepas menikmati setiap tetes air mata yang pernah jatuh ke tanah

Jadi, Bagimana menurutmu ?

.
.
.
Umma Syakiraa

Komentar

Postingan Populer