Teruntuk seseorang yang akan menemani haru hariku nanti
Entah siapa kamu, sedang apa kamu dan di mana kamu berada, aku harap kamu baik-baik saja. Perkenalkan aku, perempuan ceroboh yang akan menemani haru harimu nanti. Di sini aku sedang memperbaiki diri supaya terlihat bagus dari segala sisi dan terutama supaya kamu tak malu mengakui bahwa hatimu ada aku yang menempati juga aku adalah apa yang kamu miliki.
Untuk seseorang yang akan menemani haru hariku nanti, ada beberapa hal yang harus kamu ketahui dan kuharap kamu maklumi.
Aku sangat tidak hati-hati dalam berjalan, entahlah kadang jalanku tidak seimbang dan seringkali tersandung kaki sendiri hingga terjatuh dan lututku membiru bahkan berdarah. Kuharap kamu tidak memarahiku saat aku terus-terusan terjatuh dalam rentan waktu yang tidak cukup jauh.
Aku masih kekanakkan. Aku seringkali berebut sesuatu dengan anak kecil atau bertingkah seperti anak-anak, ketika melihat kucing misalnya. Aku bahkan memanjat pohon atau tempat pembuangan sampah di sekolah hanya untuk mengambil kucing yang sedang bertengger di sana. Tidak hanya itu, aku mungkin berlari kecil hanya untuk mengejar abang-abang mainan yang jualan balon tiup yang transparan itu. Jadi, kuharap kamu tidak malu ketika sedang bersamaku dan aku seperti itu.
Aku mudah menangis untuk hal-hal kecil, jangankan karena menonton hal-hal yang sedih atau membaca novel yang sangat menyedihkan. Temanku nangis saja aku ikut menangis, entahlah hatiku sangat rentan. Jadi, kuharap kamu tidak mengataiku berlebihan karena memang begitulah aku.
Aku sangat suka mengalah jadi kuharap kamu tidak memposisikan diriku sebagai tempat yang salah, khususnya jika nanti kamu mendua hal ini manusia mana pun tidak ada yang dapat menduga. Jika nanti kamu mendua, aku yang akan memilih pergi tanpa sedikitpun rasa benci. Jadi, jangan memposisikan diriku sebagai tempat yang salah dan sebagai orang yang harus mencari jalan tengah karena aku tidak pernah bermimpi untuk kehilangan kekasihku lagi untuk kedua kalinya hanya untuk merestui hubungan yang kalian jalani sembunyi-sembunyi.
Terakhir, aku mempunyai seseorang dari masa lalu yang memiliki tempat tertentu di hatiku. Dia ada dalam setiap untaian tulisanku DULU. Dia sudah tidak ada dalam cerita namun tentangnya pernah ada dalam aksara, kumohon kamu jangan cemburu karena sampai kapan pun kamu tidak akan bisa bersaing dengan seseorang dari masa lalu karena kamu adalah masa depanku. Bukankah sudah cukup di masa nanti, aku dapat kamu miliki dan hatiku sudah kamu tempati? Jangan ragu karena aku adalah orang yang cukup satu.
Komentar
Posting Komentar