Aku adalah Seorang Pembunuh

Aku adalah seorang pembunuh. Aku adalah seorang pembunuh yang mengerti manusia, namun tidak mengerti hal yang membuat seorang manusia, ‘manusia.’

Aku adalah seorang manusia yang selalu ingin merasakan sesuatu; yang selalu ingin tahu rasanya mencintai, dan kehilangan. Aku adalah seorang manusia yang tidak pernah mengerti hal itu.

Aku adalah seorang manusia yang selalu ingin berkomunikasi dengan baik kepada orang lain, namun selalu gagal. Aku adalah seorang manusia yang ingin memiliki teman dan sahabat, namun bahkan gagal memulai sebuah percakapan yang sederhana.

Aku bukan seorang yang bodoh; berkali-kali sudah aku buka dan pelajari seluruh isi otak manusia namun tetap saja, tidak ada yang berbeda. Semua otak yang kupelajari berada dalam kondisi yang sempurna dan baik. Semua sama; namun mengapa aku tidak dapat merasakannya?

Kami sama-sama manusia namun mengapa mereka sungguh berbeda denganku? Mengapa mereka harus menahan diri untuk menangis, ketika diriku harus bersusah payah untuk meneteskan sedikit air mata?

Aku adalah seorang pembunuh, seorang yang tak bisa merasakan apapun, namun terus-menerus memohon agar dapat merasakannya.

Aku adalah seorang pembunuh tanpa amygdala mencari emosi dan perasaan, namun tidak akan menemukannya.

Teruntuk aku

Komentar

Postingan Populer