SEPARUH AIR MATAKU
Memutuskan untuk menjadi istrimu adalah salah satu keputusan terbesarku. Yang harus kutentukan dengan sujud-sujud permohonan, yang harus diyakinkan dengan doa-doa diujung malam...
.
Memutuskan kamu yang akan menjadi suamiku, adalah keyakinan terbesar ku kepada tuhan bahwa lelaki yang datang dengan kebaikan pasti didasari oleh segenap keimanan.
.
Kamu yang kelak akan menjadi seorang pemenang di hati seorang perempuan, semoga kamu adalah lelaki yang bisa menerimaku dengan penuh keikhlasan, lelaki yang ketika mendapati kekuranganku akan selalu menerimanya dengan senyum dan pelukan.
.
Pun begitu kelak engkau jodohku,
Duka mu adalah Airmata ku
Suka Mu adalah Airmata ku
Senyum Mu adalah Airmata ku
Lelah Mu adalah Airmata ku,
Jodohku adalah separuh Airmataku
.
Ya memang begitu, sebab ketika aku mendapati dukamu aku ingin Doaku menjadi penyembuhnya dan Airmataku adalah bukti kepada Tuhan bahwa aku ingin seperti Bunda Khadijah menemani Rasulullah ketika suka maupun duka..
.
Senyummu adalah Airmataku, airmata bahagia karena begitu baiknya Allah kepada Hamba-hamba nya sehingga lengkung kecil itu terukir dibibirmu adam, Senyum yang kelak kulihat saat engkau memegang tangan ayahku dan berucap Qobiltu..
.
Kelak aku tak ingin airmataku jatuh hanya tersebab uang belanja darimu kurang, aku tak ingin airmata ini jatuh sia-sia, menagisi dunia yang tak ada ujungnya..
Aku ingin airmata yang jatuh adalah tersebab bentuk dari rasa syukur,
.
Semoga airmatamu dan airmataku jatuh di dua tempat saat kita bersujud kepadaNya dan ketika aku ada dipelukan Mu, dan engkau ada dipangkuanku..
.
Dariku,
Perempuan yang akan kau imami.
Komentar
Posting Komentar