Self Love and Mental Health
Assalamu'alaikum muslimah 💗 kali ini kita bahas tentang self love yuk.
Self love ini erat kaitannya dengan mental health. Terus, kenapa jaga kesehatan jiwa itu penting buat muslimah? Alasannya,
1. Muslimah memiliki berbagai macam peran di masyarakat. Misalnya kita sebagai hamba Allah, anak, mahasiswi, anggota organisasi, dll. Kalau mental health kita buruk, bisa jadi peran dan potensi kita tidak optimal. Bahkan bisa terbengkalai tuh semua tugas kita di setiap peran yang dijalani.
2. Secara biologis, perempuan memang lebih rentan mengalami distress psikologis. Hal ini akibat hormon-hormon di tubuh yang sering membuat mood kita ga stabil.
Lalu, yang dikatakan sehat jiwa itu kriterianya apa aja? Menurut WHO, ada 4 :
1. Mampu mengenali kelebihan dan kekurangan diri, serta bisa mengembangkan potensi diri
2. Mampu menghadapi stres sehari-hari
3. Produktif
4. Bermanfaat untuk orang lain
Sudahkah kita memenuhi kriteria tsb? 😄 semoga sudah ya.
Kesehatan jiwa itu juga dipengaruhi oleh beberapa hal, di antaranya ada faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal seperti :
1. Genetis
2. Kondisi fisik yang dipengaruhi hormon atau penyakit
3. Perkembangan otak
4. Kematangan psikologis dalam menyelesaikan masalah
5. Kepribadian (introvert/extrovert)
6. Spiritual
Faktor eksternalnya : kondisi keluarga, situasi lingkungan/tempat tinggal, pola asuh, dan kondisi ekonomi.
Oh ya, bagaimana spiritual mempengaruhi kesehatan jiwa? Kita sebagai muslimah yang beriman, memiliki keyakinan bahwa ada power yang jauh lebih besar dari manusia, sehingga kita menyandarkan segala sesuatu kepada Allah. Hal ini berawal dari keyakinan bahwa kita adalah makhluk yang lemah dan terbatas.
Kita tentunya tak dapat lepas dari stres, yang sebenarnya stres ini netral; apabila kita memiliki coping yang baik menjadi usestress, sebaliknya, jika tidak mempunyai coping yang baik akan menjadi distress.
Gejala distress ini ada beberapa macam. Secara kognitif, kita akan mudah negative thinking, merasa tidak berguna, dan susah fokus. Lalu dari sisi perasaan, kita akan merasa mudah tersinggung, sedih, cemas, marah, malu, dan merasa bersalah. Kemudian, perilaku orang distress ini akan sering menangis, pola makan dan tidur yang tidak teratur, menarik diri dari interaksi sosial, produktivitas menurun, dan pengalihan pada hal lain seperti narkoba, rokok, ataupun nonton drakor 😅. Tubuh pun akan memberikan reaksi seperti otot leher menjadi tegang, mudah merasa lelah, tekanan darah abnormal, asma, maag, tubuh terasa nyeri, dan sakit kepala.
Permasalahan psikologis biasanya timbul akibat perasaan rendah diri karena kegagalan yang dialami. Penerimaan diri yang rendah ini akan memunculkan rasa tidak berharga, marah pada diri sendiri, dan kehilangan kepercayaan diri.
Maka, dari sinilah kita memerlukan self love. Self love berarti belajar mencintai diri sendiri secara penuh dimulai dengan mengenali dan menerima diri sendiri apa adanya.
Mengapa hal ini menjadi penting? Karena, "man arafa nafsahu arafa rabbahu" (barangsiapa yang mengenal dirinya, maka ia akan mengenali Tuhannya). Bagaimana caranya? Yaitu dengan memikirkan hakikat keberadaan kita, memikirkan penciptaan. Kita menyadari bahwa diri ini adalah makhluk ciptaan, itu berarti ada sesuatu (Zat) yang Maha Besar yang menciptakan kita. Ialah Allah subhanahu wata'ala. Dengan begini, kita akan mengetahui bahwa hakikat tujuan hidup kita di dunia adalah untuk beribadah kepadaNya, mengabdi kepadaNya, dan kita mencintai diri sendiri dengan melakukan apa yang Allah sukai.
Cara lain dalam memunculkan self love, adalah dengan berlepas diri pada hal-hal yang tidak dapat kita kendalikan (area Qadha Allah). Menyadari bahwa segala sesuatu terjadi karena kehendakNya. Setiap kehilangan atau kegagalan, itupun tak lepas dari skenarioNya. Contoh hal yang tidak dapat kita kendalikan adalah sikap orang lain terhadap kita, bagaimana orang lain menilai kita, dan hasil dari ikhtiar yang kita tempuh. Sikap kita akan Allah mintai pertanggungjawaban kelak, sementara sikap orang lain ke kita, mereka sendiri yang akan menanggung konsekuensinya. Dosa ditanggung masing-masing hamba bukan?.
Mengenal diri ➡️ menerima diri ➡️ mengasihi diri ➡️ mengasihi orang lain ➡️ berbuah kasih sayang dari Allah ➡️ memperoleh ketenangan batin 💗
Jadi, kita perlu mengasihi diri agar dapat mengasihi orang lain. Dari Abu Hamzah, Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, dari Rosulullah saw beliau bersabda, "tidak beriman salah seorang di antara kamu, hingga ia mencintai saudaranya seperti apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri." (HR Bukhari & Muslim)
Namun, penerimaan terhadap diri sendiri tetap harus disertai dengan pengembangan diri ke arah yang lebih baik. Jika kita salah, memiliki karakter buruk, tentunya harus diubah dulu menjadi lebih baik, bukan diterima dengan alasan self love tadi.
Ada beberapa tips untuk meningkatkan self love :
1. Memaafkan, memaafkan ini bukan berarti melupakan, namun ketika kita ikhlas dan merasa biasa saja atas suatu kejadian yang pernah menyakitkan
2. Merelakan kejadian di masa lalu
3. Mengenali kelebihan dan kekurangan diri serta mengembangkan potensi
4. Sabar & syukur (mengambil hikmah, apresiasi diri, dan counting blessings)
5. Selalu berpikir positif
6. Self talk (memberikan sugesti positif untuk diri sendiri)
7. Menjaga kesehatan fisik (istirahat cukup, makan makanan bergizi, olahraga)
8. Meningkatan kedekatan hubungan kita dengan Allah, menjaga ibadah, dan meningkatkan keimanan
الَّذِينَ آمَÙ†ُوا ÙˆَتَØ·ْÙ…َئِÙ†ُّ Ù‚ُÙ„ُوبُÙ‡ُÙ…ْ بِذِÙƒْرِ اللَّÙ‡ِ ۗ Ø£َÙ„َا بِذِÙƒْرِ اللَّÙ‡ِ تَØ·ْÙ…َئِÙ†ُّ الْÙ‚ُÙ„ُوبُ
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. (QS Ar-Ra'd : 28)
9. Memiliki lingkungan dan support system yang positif
10. Membangun rutinitas yang positif (amalan harian, good time management)
11. Kelola stres dengan baik
12. Perbanyak senyum 😊
"Apa yang kita tumbuhkan dalam hati, itulah yang dapat kita berikan. Dengan berbaik hati pada diri sendiri, kita dapat berbuat baik pada orang lain. Dengan bermurah hati pada diri sendiri, kita dapat bermurah hati pada orang lain. Agar kita juga mendapat kebaikan dan kasih sayang dari Allah swt."
Komentar
Posting Komentar