Jangan Mudah Sakit Yaa

Diwaktu senggang aku sesekali mengajak perasaanku pergi berjalan-jalan. Didalam perjalanan kuajak ia melintasi pantai, deretan perbukitan atapun menikmati suasana yang teduh saat kaca yang seketika menjadi gelap bila melintas dibawah pohon besar

Kadang-kadang, aku juga ingin berjalan dan berlari tanpa membawa perasaan yang rumit
Sebab, perasaan-perasaan yang membuat dadaku terasa penuh itu menjadikan langkahku sedikit lebih lamban. Sekarang, aku juga sudah enggan memasang muka sedih dan berharap agar cermin didepanku merasa sedikit beriba hati

Hari ini, aku menjadi lebih melankolis
Membiarkan air mata menetes satu persatu
Seolah-olah sedang terjadi badai besar yang melanda perasaanku tetapi aku tetap bisa menangis dengan biasa-biasa saja

Aku tetap duduk dan diam sembari mendengar suara-suara mesin kendaraan yang sedang berjalan. Memasang pengeras suara ditelinga tanpa ada volume sedikitpun

Aku benar-benar ingin mencoba berdamai dengan perasaanku sendiri meski sedang kacau balau sekalipun

Aku tahu, menghadapi keadaan yang tak pernah kuinginkan akan terasa sangat menyulitkan tapi tetap saja, meski bagaimanapun aku akan tetap mencoba menerimanya. Aku sungguh ingin lebih erat memeluk diriku sendiri. Tetap bahagia dan bersedih dengan sewajarnya. Tetap ingin ikhlas untuk hal apapun

Tepat pada saat ini, kukatakan pada diriku sendiri bahwa aku tak boleh terlalu sakit diantara kesakitan. Tak boleh terlalu jatuh meski lumpur dalam sedang mencoba menelan langkah-langkah kaki

Hati, Jangan mudah sakit, kataku .

Januari 15:17

Komentar

Postingan Populer