Dari aku, oleh aku, untuk aku

Aku adalah petarung. Musuhku adalah duka yang menggunung. Kekuatanku adalah ikhlas dan bersyukur. Pelindungku adalah doa disetiap sujud. Dikala pedati tajam menusuk. Samurai mulai menyayat tubuh seperti jiwa yang digerogoti duka. Ditambah hati yang semakin patah. Aku mencoba untuk menahan diri. Menghindari pedih yang mengundang tangis. Kemudian memeluk tiap luka meski perih. Lalu mengobati dengan keikhlasan sisa patahan hati, kali ini Aku ingin memeluk diri sendiri dan berterimakasih untuk kehebatan memendam pedih

Terimakasih diriku untuk kuatnya melawan rintangan hidup & kesabaran merawat luka yang belum sembuh. Segera persiapkan diri menjemput bahagiamu, lalu membiarkan kesedihan lenyap oleh waktu. Kau akan menjadi pribadi yang hebat.Karena telah berlatih untuk tetap kuat. Jangan takut untuk menghadapi rintangan. Ingat! Kau adalah petarung yang handal

Handal bertarung dengan takdir

Desember 2019

Komentar

Postingan Populer