Pesan Perpisahan
Bahagialah, sebab kini apa yang kamu cari-cari sudah kamu temui, pun yang kamu nanti-nanti sudah kamu rengkuh dengan pasti.
Kamu, tak perlu mengerti perihal lara apa yang menghujam telak dada ini, saat kamu lebih memilih pergi dan lebih memilih dia yang baru saja kamu kenali, setidaknya dengan begini, aku menyadari, bahwa bagimu aku tidak lebih dari sebatas teman dikala sepi.
Bersama, mungkin itulah yang kumau darimu, tapi bila takdir berkata kita tidak bisa bersatu, maka semoga badai pilu ini cepat berlalu.
Dia, puanmu yang kamu perjuangkan mungkin adalah jawaban pasti dari semua yang kamu inginkan, dan semoga saja dia mampu bertahan sesabar yang pernah kulakukan.
Aku pamit, untuk kisah kita yang hanya sekelumit, juga untuk akhir yang tak kusangka akan sebegini pahit.
Entah kamu sadar atau tidak, ada pesan perpisahan yang aku sisipkan di awal kalimat-kalimatku itu.
Komentar
Posting Komentar