Menangislah Sayang

Ketika masih kecil, mungkin kamu selalu dibiasakan untuk tidak menangis. Biasanya orang tua akan berkata, "Anak cantik jangan menangis. Nanti cantiknya hilang." Pun jika anaknya laki-laki, mereka akan mengatakan, "Anak laki-laki tidak boleh menangis. Harus kuat."

Ada pula orang tua yang terbiasa mendidik anaknya dengan cara yang lebih keras. Misalnya, jika si anak tidak mau berhenti menangis, maka anak itu akan dimarahi bahkan dipukul. Mungkin mereka ingin anaknya tumbuh sebagai sosok yang tangguh, tidak mudah menangis, bahkan tidak mudah merasa terpuruk. Namun, tentu cara mereka yang keras itulah yang salah.

Kini banyak orang yang tumbuh dengan terus menggenggam pemikiran bahwa menangis merupakan tanda seseorang yang lemah. Padahal, menangis itu adalah hal yang wajar. Menangis merupakan cara seseorang meluapkan perasaannya. Menangis merupakan cara seseorang merespon kepedihan yang dirasakannya. Siapapun boleh saja menangis. Memang siapa yang bisa melarangnya? Menangislah sayang

Jika kamu sedang berada pada fase di mana kamu sudah tidak tahan dengan segala hal yang kamu sembunyikan di dalam hati, lalu kamu ingin sekali meneteskan air mata, maka lakukanlah. Menangislah. Kamu memiliki perasaan, itu sebabnya kamu bisa memiliki keinginan untuk menangis. Menangis tidaklah menjadikan kamu sebagai sosok yang lemah. Lagipula, jika kamu terus menimbun segala hal di dalam hati, kamu akan merasa lelah di kemudian hari.

Jangan takut akan dinilai lemah oleh orang lain. Tidak ada yang membedakan kamu dan orang lainnya di muka bumi ini. Kita semua adalah sama. Sama-sama memiliki perasaan, pun sama-sama berhak untuk meluapkan apa yang sedang dirasakan.

27/07/19

Komentar

Postingan Populer